Monday, April 4, 2011

ADAB MENGUAP

1. Menahan menguap sekadar termampu:* Diriwayatkan oleh Al-Bukhari daripada Abu Hurairah r. a., daripada Nabi Muhammad s. a. w., bahwasanya baginda bersabda yang bermaksud: Sesungguhnya Allah Ta'ala suka orang yang bersin, dan membenci orang yang menguap. Maka apabila seseorang kamu bersin, lalu dia mengucapkan 'Alhamdulillaah', maka adalah hak atas setiap Muslim yang mendengarnya pula mengucapkan 'Yarhamukallaah!'. Adapun menguap itu adalah daripada syaitan. Maka apabila seseorang kamu menguap, hendaklah dia menahannya sekadar termampu. Sebab sesungguhnya apabila seseorang kamu menguap, syaitan akan mentertawakannya.


2. Meletakkan tangan di atas mulut untuk menahan menguap:* Diriwayatkan oleh Muslim daripada Abu Said Al-Khudri r. a., katanya : Telah bersabda Rasulullah s. a. w. yang bermaksud: Apabila seseorang kamu menguap, hendaklah dia meletakkan tangannya pada mulutnya, kerana sesungguhnya syaitan itu akan masuk (melalui mulut yang terbuka). Kebanyakan ulama menghukumkan sunnat meletakkan tangan di mulut ketika menguap, sama ada di dalam sembahyang ataupun di luarnya.


3. Makruh mengangkat suara ketika menguap:* Diriwayatkan oleh Muslim, Ahmad dan At-Termizi daripada nabi Muhammad s. a. w. katanya yang bermaksud: Sesungguhnya Allah suka kepada orang-orang yang bersin, dan membenci orang-orang yang menguap. Maka apabila seseorang kamu menguap, jangan sampai berbunyi haaa haaa, kerana yang demikian itu daripada syaitan yang mentertawakanmu. Ibnu As-Sunni telah meriwayatkan pula daripada Abdullah bin Az-Zubair r. a., katanya: Telah bersabda Rasullah s. aw. yang bermaksud: Sesungguhnya Allah azzawajalla membenci mengangkat suara ketika menguap dan bersin. Ada diriwayatkan iaitu apabila seseorang itu dapat menahan menguap, lalu dia berkhayal dalam ingatannya, bahawasanya Nabi alaihis-salam tidak pernah menguap sama sekali, nescaya akan hilang perasaan hendak menguap itu dengan izin Allah.









Thursday, March 31, 2011

Wanita Sebagai Ahli Neraka


Rambut digantung dan otak mendidih

Saidina Ali Karramallahahu wajhah berkata, ‘saya dengan Fatimah menghadap Rasulullah SAW, kami dapati baginda sedang menangis, lalu kami berkata kepadanya, ‘Apakah yang menyebabkan ayahanda menangis, ya Rasulullah?’, Baginda menjawab, ‘Pada malam aku diisrakkan hingga kelangit, di sana aku melihat perempuan-perempuan dalam keadaan azab yang amat dahsyat, dengan itu aku menangis bila mengenangkan azab yang diterima oleh mereka, Ali bertanya, ‘Apakah yang ayahanda lihat di sana?’ Rasulullah SAW bersabda, ‘aku melihat ada perempuan digantung rambutnya, otak kepalanya menggelegak. Aku melihat perempuan yang digantung lidahnya dan tangannya dikat kebelakang dan iqthran (timah cair yang panas) dicurah ke dalam tekaknya. Aku melihat perempuan tergantung kedua kakinya dengan terikat, tangannya terikat keubun-ubunnya, dan aku lihat perempuan memakan tali perutnya sendiri.’

‘Aku melihat perempuan yang telinganya pekak dan matanya buta, diisikan ke dalam peti yang diperbuat dari api neraka, otaknya keluar daripada lubang, badannya berbau busuk kerana berpenyakit sopak dan kusta’
‘Aku melihat perempuan yang kepalanya seperti babi, badannya seperti himar, beribu-ribu kesengsaraannya yang dihadapi. Aku lihat perempuan yang rupanya seperti anjing,kala dan ular masuk ke kemaluannya atau mulutnya atau kelepasannya. Malaikat memukulnya dengan curung api neraka.’

Sebab-sebab wanita masuk neraka
Fatimah pun berdiri dan bertanya kepada ayahnya, ‘ Ayahanda yang dikasihi, apakah kesalahan yang dilakukan oleh perempuan-perempuan itu?’

Rasulullah menjawab, ‘Fatimah, adapun perempuan-perenpuan yang digantung rambutnya itu ialah perempuan yang tidak menutup auratnya daripada yang bukan muhrimnya. Perempuan yang tergantung lidahnya ialah perempuan yang menggunakan lidahnya untuk memaki dan menyakiti hati suaminya.’

‘Perempuan yang digantung tubuh mereka ialah yang menyusukan anak orang lain dengan tidak mendapat keizinan suaminya. Perempuan yang kedua kakinya tergantung ialah perempuan yang keluar dari rumahnya tanpa keizinan suaminya dan perempuan yang tidak mahu bersuci daripada haid dan nipas. Perempuan yang memakan dirinya sendiri itu ialah kerana mereka berhias untuk lelaki yang bukan suaminya dan suka mengumpat orang’.

‘Perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting api neraka, kerana ia memperkenalkan dirinya kepada orang lain. Perempuan yang diikat kedua kaki dan tangannya ke atas ubun-ubunnya, ialah kerana ia boleh sembahyang tetapi tidak mengerjakannya, dan tidak mahu mandi janabah’

‘Perempuan yang kepalanya seperti babi dan badannya seperti himar ialah ahli pengumpat dan pendusta. Perempuan yang berupa seperti anjing ialah perempuan yang suka buat fitnah dan membenci suaminya.’

‘Perempuan yang menyakiti hati suaminya dengan lidahnya, pada hari Qiamat nanti Allah jadikan lidahnya sepanjang tujuh puluh hasta, kemudian diikat ke belakang tengkuknya.’



Sementara itu Saidina Abu Bakar As-Siddiq menyatakan, ‘Aku mendengar Rasulullah bersabda, ‘Perempuan yang menggunakan lidahnya untuk menyakiti hati suaminya, ia akan mendapat laknat dan kemurkaan Allah, laknat para malaikat dan laknat oleh manusia.’

Tidak bersyukur kepada suami
Usamah bin Zaid meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: ‘Seseorang perempuan itu, apabila ia mengerjakan sembahyang lima waktu, dan berpuasa dalam bulan Ramadhan, dan memelihara kehormatannya dan taat setia kepada suaminya, masuklah ia ke dalam syurga dari mana jua pintu syurga yang ia kehendaki.’



Sabda Rasulullah SAW lagi:
‘Selain dari itu, ahli neraka diperintah masuk kedalam neraka, dan aku telah berdiri menghadap Rasulullah SAW seraya bertanya: ‘Ya Rasulullah, kebanyakkan orang yang masuk kedalamnya ialah perempuan. ‘Rasulullah SAW menjawab: ‘Kebanyakan penghuni neraka itu adalah perempuan kerana perempuan gemar sekali mengkufurkan suaminya. Seberapa banyakpun nikmat yang telah diperolehinya, dia masih belum rasa puas hati dan cukup sehingga terus merayu suaminya untuk mendapatkan harta yang banyak.’


Jangan jadi "Bodoh" kerana menyambut "APRILFOOL"


Peringatan pada saudara - saudari seIslamku... Renung2kan lah

Tiap tanggal 1 April, ada saja orangterutama anak-anak mudayang merayakan hari tersebut dengan membuat aneka kejutan atau sesuatu keisengan. April Fools Day, demikian orang Barat menyebut hari tanggal 1 April atau lebih popular disebut sebagai April Mop. Namun tahukah Anda jika perayaan tersebut sesungguhnya berasal dari sejarah pembantaian tentara Salib terhadap Muslim Spanyol yang memang didahului dengan upaya penipuan? Inilah sejarahnya yang disalin kembali sebagiannya dari buku Valentine Day, Natal, Happy New Year, April Mop, Halloween: So What? (Rizki Ridyasmara, Pustaka Alkautsar, 2005)

SEJARAH APRIL MOP

Perayaan April Mop yang selalu diakhiri dengan kegembiraan dan kepuasan itu sesungguhnya berawal dari satu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan. April Mop atau The Aprils Fool Day berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 atau bertepatan dengan 892 H. Sebelum sampai pada tragedi tersebut, ada baiknya menengok sejarah Spanyol dahulu ketika masih di bawah kekuasaan Islam.

Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah bisa dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walau sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah Barat yang berupa pegunungan.

Islam telah menerangi Spanyol. Karena sikap para penguasa Islam begitu baik dan rendah hati, maka banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan hanya beragama Islam, namun mereka sungguh-sungguh mempraktekkan kehidupan secara Islami. Mereka tidak hanya membaca Al-Quran tapi juga bertingkah laku berdasarkan Al-Quran. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.

Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun mereka selalu gagal. Telah beberapa kali dicoba tapi selalu tidak berhasil. Dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam di Spanyol. Akhirnya mata-mata itu menemukan cara untuk menaklukkan Islam di Spanyol, yakni pertama-tama harus melemahkan iman mereka dulu dengan jalan serangan pemikiran dan budaya.

Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirim alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari ketimbang baca Quran. Mereka juga mengirim sejumlah ulama palsu yang kerjanya meniup-niupkan perpecahan di dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.

Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan Salib. Penyerangan oleh pasukan Salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang idbantai, juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua, semuanya dihabisi dengan sadis.

Satu persatu daerah di Spanyol jatuh, Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara Kristen terus mengejar mereka.

Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara Salib mengetahui bahwa banyak Muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara Salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar dari Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka. Kapal-kapal yang akan membawa kalian keluar dari Spanyol sudah kami persiapkan di pelabuhan. Kami menjamin keselamatan kalian jika ingin keluar dari Spanyol, setelah ini maka kami tidak lagi memberikan jaminan! demikian bujuk tentara Salib.

Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Beberapa dari orang Islam diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah dipersiapkan, maka mereka segera bersiap untuk meninggalkan Granada bersama-sama menuju ke kapal-kapal tersebut. Mereka pun bersiap untuk berlayar.

Keesokan harinya, ribuan penduduk Muslim Granada yang keluar dari rumah-rumahnya dengan membawa seluruh barang-barang keperluannya beriringan jalan menuju pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai tentara Salib bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumahnya. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara Salib menggeledah rumah-rumah yang telah itinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika para tentara Salib itu membakari rumah-rumah tersebut bersama orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.

Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan hanya bisa terpana ketika tentara Salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang tentara Salib itu telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.

Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara Salib itu segera membantai dan menghabisi umat Islam Spanyol tanpa perasaan belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Dengan buas tentara Salib terus membunuhi warga sipil yang sama sekali tidak berdaya.

Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman. Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia Kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The Aprils Fool Day).

Bagi umat Islam April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya seiman disembelih dan dibantai oleh tentara Salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas jika ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Sebab dengan ikut merayakan April Mop, sesungguhnya orang-orang Islam itu ikut bergembira dan tertawa atas tragedi tersebut. Siapa pun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, beberapa abad silam.

So…apakah anda termasuk orang yang merayakannya? Nauzubillah ...







Wednesday, March 30, 2011

Solat Sunat Hajat

gambar : ihsan Naqib.net

Imam Ahmad meriwayatkan dengan sanad shahih dari Abu Dardak bahawa Nabi saw bersabda: "Barangsiapa berwudhuk dan menyempurnakannya, kemudian bersembahyang dua rakaat dengan sempurna, maka dia diberi Allah apa saja yang diminta baik cepat ataupun lambat."

Waktu untuk menunaikan Solat Hajat :

Boleh dilakukan bila-bila masa ( siang / malam) kecuali waktu yang dilarang melakukan solat sunat seperti selepas solat subuh, ketika matahari naik, dll.Walaubagaimanapun, lebih baik dilakukan pada lewat malam,/ separuh malam.

CARA/KAIFIAT MENUNAIKAN SOLAT HAJAT

• Cara melakukan Solat Sunat Hajat sama sahaja seperti melakukan solat sunat yang lain. Perbezaanya hanya pada niat • Boleh dilakukan secara berjemaah atau bersendirian • Terdapat banyak cara untuk mengerjakan Solat Sunat Hajat. Salah satu caranya ialah ( cara paling ringkas) ialah :

1. Lafaz Niat Solat Hajat :

أصَلِّي سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكَعَتَيْنِ لِلهِ تَعالىَ

Sahaja aku sembahyang sunnat hajat dua rakaat kerana Allah Ta'ala

Bilangan Rakaat : 2 rakaat

2. Pada Rakaat Pertama setelah takbiratulihram :
a. Baca doa iftitah
b. Baca Al Fatihah
c. Baca Surah Al Kafirun 1 kali
d. Melakukan rukuk, iktidal & sujud seperti biasa

3. Pada Rakaat Kedua
a. Baca Al Fatihah
b. Baca Surah Al Ikhlas
c. Melakukan rukuk, iktidal & sujud seperti biasa
d. Membaca Tahiyat Akhir

4. Memberi Salam

5. Berdoa selepas memberi salam :
a. Mulai doa dengan lafaz memuji Allah S.W.T. & bersalawat kepada nabi S.A.W.
b. Setelah itu pohonlah hajat kepada Allah mengikut keinginan masing-masing seperti memohon kejayaan cemerlang dalam peperiksaan, Dijauhkan dari maksiat dll

• Setiap orang mempunyai cita-cita & hasrat. Untuk mencapai cita-cita & hasratnya memerlukan usaha & ikhtiar.
• Salah satu dari usaha & ikhtiar yang boleh kita lakukan untuk mencapai hasrat & cita-cita ialah dengan memohon hajat kepada Allah melalui Solat hajat sama ada kecil atau besar

Hajat yg dipohon
Hanyalah perkara yang memberi kebaikan atau kesejahteraan di dunia dan akhirat untuk diri dan orang lain & doa untuk mengatasi/menjauhkan sesuatu kesulitan atau keburukan

Tidak harus dipohon
Memohon sesutu hajat yang dilarang ditegah oleh Allah seperti: Memohon untuk melakukan perkara maksiat/kejahatan, memohon keburukan untuk orang lain

FADILAT/KELEBIHAN SOLAT SUNAT HAJAT

- Mendekatkan seseorang hamba kepada Allah
- Mengukuhkan keimanan terhadap sifat Allah yg Maha Mendengar & Maha Mengetahui
- Memberi ketenangan jiwa kpd seseorang
- Tekun & gigih berusaha serta bertawakal kepada Allah
- Tidak putus asa dengan takdir Allah
- Dimakbulkan Allah doa yang dipohon ( Insyaallah)

Tambahan

: Hajat boleh di pohon di dalam solat iaitu ketika sujud terakhir
tetapi berdoa di dalam hati sahaja ( tidak boleh dilafazkan krn
masih lagi berada didalam solat- batal solat jika melafazkannya )

: Hajat Juga boleh dipohon di luar solat iaitu dalam sujud selepas
memberi salam ( boleh melafazkannya krn telah keluar dari solat)



Template by:
Free Blog Templates