Tuesday, November 9, 2010

Petunjuk Rasulullah s.a.w. Tentang Hari Raya

Pada saat hari Raya 'Aidil Fitri, Rasulullah s.a.w. mengenakan pakaian
terbaiknya dan makan kurma -dengan bilangan ganjil tiga, lima atau tujuh-
sebelum pergi melaksanakan shalat 'Idul. Tetapi pada'Idul Adha beliau tidak
makan terlebih dahulu sampai beliau pulang, setelah itu baru memakan
sebahagian daging binatang sembelihannya.

Beliau mengakhirkan shalat 'Idul Fitri agar kaum muslimin memiliki
kesempatan untuk membagikan zakat fitrahnya, dan mempercepat pelaksanaan
shalat 'Idul Adha supaya kaum muslimin boleh segera menyembelih binatang
kurbannya. Mengenai hal tersebut, Allah Ta'ala berfirman:

"Maka dirikanlah shalat kerana Tuhanmu dan berkorbanlah" (Al Kautsar: 2).

Ibnu Umar sungguh dalam mengikuti sunnah Rasulullah s.a.w. tidak keluar
untuk shalat 'Idul kecuali setelah terbit matahari, dan dari rumah sampai ke
tempat shalat beliau senantiasa bertakbir.

Rasulullah s.a.w. melaksanakan shalat 'Idul terlebihdahulu baru berkhutbah,
dan beliau shalat duaraka'at· Pada rakaat pertama beliau bertakbir 7 kali
berturut-turut dengan Takbiratul Ihram, dan berhenti sebentar di antara tiap
takbir. Beliau tidak mengajarkan zikir tertentu yang dibaca saat itu. Hanya
saja ada riwayat dari Ibnu Mas'ud r.a., ia berkata: "Dia membaca hamdalah
dan memuji Allah Ta'ala serta membaca shalawat.

Dan diriwayatkan bahawa Ibnu Umar mengangkat kedua tangannya pada setiap
bertakbir.

Sedangkan Rasulullah s.a.w. setelah bertakbir membaca surah Al-Fatihah dan
Qaf" pada raka'at pertama serta surah "Al-Qamar" di raka'at kedua.

Kadang-kadang beliau membaca surah "Al-A'la" pada raka'at pertama dan
Al-Ghasyiyah" pada raka'at kedua. Kemudian beliau bertakbir lalu ruku'
dilanjutkan takbir 5 kali pada raka'at kedua lain membaca Al-Fatihah dan
surah. Setelah selesai beliau menghadap ke arah jamaah, sedang mereka tetap
duduk di shaf masing-masing, lalu beliau menyampaikan khutbah yang berisi
wejangan, anjuran dan larangan.

Beliau selalu melalui jalan yang berbeza ketika yang terkenal sangat
bersungguh-mengikuti sunnah Rasulullah s.a.w. berangkat dan pulang (dari
shalat) 'Idul. Beliau selalu mandi sebelum shalat 'Idul.

Rasulullah s.a.w. senantiasa memulai setiap khutbahnya dengan hamdalah, dan
bersabda: "Setiap perkara yang tidak dimulai dengan hamdalah, maka ia
terputus (dari berkah)." (HR. Ahmad dan lainnya).

Dari Ibnu Abbas r.a.ma, ia berkata: "Bahawasanya Rasulullah s.a.w.
menunaikan shalat 'Idul dua raka'at tanpa disertai shalat yang lain baik
sebelumnya ataupun sesudahnya." (HR. Al Bukhari dan Muslim dan yang lain).

Hadits ini menunjukkan bahawa shalat 'Idul itu hanya dua raka'at, demikian
pula mengisyaratkan tidak disyari'atkan shalat sunnah yang lain, baik sebelum
atau sesudahnya. Allah Mahatahu segala sesuatu, shalawat serta salam semoga
selalu dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, seluruh anggota keluarga dan segenap
sahabatnya.




Monday, November 8, 2010

Surat Dari Iblis Laknatullah


( Surat ini akan membuat anda benar-benar berfikir)

(Sebenarnya surat ini hampir membuatku gila saat aku membacanya, tapi
aku harus forwardnya kerana catatan kecil dibawahnya)

****************************************
Surat Dari Iblis Laknatullah

Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktiviti harianmu.

Kau bangun tanpa sujud mengerjakan subuhmu

Bahkankemudian, kau juga tidak mengucapkan ' Bismillah ' sebelum memulaisantapanmu, juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkatketempat tidurmu

Kau benar2 orang yang bersyukur, Aku menyukainya

Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak merubah cara hidupmu.

Hai Bodoh, Kamu millikku.

Ingat, kau dan aku sudah bertahun-tahun bersama,

dan aku masih belum bisa benar2 mencintaimu .

Malah aku masih membencimu, karena aku benci Allah.

Aku hanya menggunakanmu untuk membalas dendamku kepada Allah.

Dia sudah mencampakkan aku dari surga, dan aku akan tetap memanfaatkanmu sepanjang masa untuk mebalaskannya

Kau lihat, ALLAH MENYAYANGIMU dan dia masih memiliki rencana-rencana untukmu dihari depan.

Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu padaku,

dan aku akan membuat kehidupanmu seperti neraka.

Sehingga kita bisa bersama dua kali dan ini akan menyakiti hati ALLAH

Akubenar-benar berterimakasih padamu, karena aku sudah menunjukkan kepadaNYA siapa yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa2 yang kitajalani

Kita nonton film ' porno ' bersama, memaki orang,mencuri, berbohong, munafik, makan sekenyang-kenyangya, bergosip,manghakimi orang, menghujam orang dari belakang, tidak hormat padaorang tua ,

Tidak menghargai Masjid, berperilaku buruk.

TENTUNYA kau tak ingin meninggalkan ini begitu saja.

Ayuhlah, Hai Bodoh, kita terbakar bersama, selamanya.

Aku masih memiliki rencana2 hangat untuk kita.

Ini hanya merupakansurat penghargaanku untuk mu.

Aku ingin mengucapkan ' TERIMAKASIH ' kerana sudah mengizinkanku
memanfaatkan hampir semua masa hidupmu.

Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku menertawakanmu.

Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa.

Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu.

Kamu sudah 20 tahun lebih tua, dan sekarang aku perlu darah muda.

Jadi, pergi dan lanjutkanlah mengajarkan orang-orang muda bagaimana berbuat dosa.

Yang perlu kau lakukan adalah merokok, mabuk-mabukan, berbohong, berjudi, bergosip, dan hiduplah se-egois mungkin.

Lakukan semua ini didepan anak-anak dan mereka akan menirunya.

Begitulah anak-anak .

Baiklah, aku persilakan kau bergerak sekarang.

Aku akan kembali beberapa detik lagi untuk menggoda mu lagi.

Jika kau cukup cerdas, kau akan lari sembunyi, dan bertaubat atas dosa-dosamu.

Dan hidup untuk Allah dengan sisa umurmu yang tinggal sedikit.

Memperingati orang bukan tabiatku, tapi diusiamu sekarang dan tetap melakukan dosa, sepertinya memang agak aneh.

Jangan salah sangka, aku masih tetap membencimu.

Hanya saja kau harus menjadi orng tolol yang lebih baik dimata ALLAH.

Catatan : Jika kau benar2 menyayangiku , kau tak akan memberi surat ini dengan siapapun



Tuesday, November 2, 2010

kisah sebutir kurma

Selesai menunaikan ibadah haji, Ibrahim bin Adham berniat ziarah ke
mesjidil Aqsa. Untuk bekal di perjalanan, ia membeli 1 kg kurma dari
pedagang tua di dekat mesjidil Haram.

Setelah kurma ditimbang dan dibungkus, Ibrahim melihat sebutir kurma
tergeletak didekat timbangan. Menyangka kurma itu bagian dari yang ia
beli, Ibrahim memungut dan memakannya.

Setelah itu ia langsung berangkat menuju Al Aqsa. 4 Bulan kemudian,
Ibrahim tiba di Al Aqsa.
Seperti biasa, ia suka memilih sebuah tempat beribadah pada sebuah
ruangan dibawah kubah Sakhra.
Ia shalat dan berdoa khusuk sekali.
Tiba tibaia mendengar percakapan dua Malaikat tentang dirinya.

"Itu, Ibrahim bin Adham, ahli ibadah yang zuhud dan wara yang doanya
selalu dikabulkan ALLAH SWT," kata malaikat yang satu.

"Tetapi sekarang tidak lagi. doanya ditolak karena 4 bulan yg lalu ia
memakan sebutir kurma yang jatuh dari meja seorang pedagang tua di dekat
mesjidil haram," jawab malaikat yang satu lagi.

Ibrahim bin adham terkejut sekali, ia terhenyak, jadi selama 4 bulan ini
ibadahnya, shalatnya, doanya dan mungkin amalan-amalan lainnya tidak
diterima oleh ALLAH SWT gara-gara memakan sebutir kurma yang bukan
haknya. "Astaghfirullahal adzhim" Ibrahim beristighfar.

Ia langsung berkemas untuk berangkat lagi ke Mekkah menemui pedagang tua
penjual kurma.
Untuk meminta dihalalkan sebutir kurma yang telah ditelannya.
Begitu sampai di Mekkah ia langsung menuju tempat penjual kurma itu,
tetapi ia tidak menemukanpedagang tua itu melainkan seorang anak muda.
"4 bulan yang lalu saya membeli kurma disini dari seorang pedagang tua.
kemana ia sekarang?" tanya Ibrahim.

"Sudah meninggal sebulan yang lalu, saya sekarang meneruskan
pekerjaannya berdagang kurma" jawab anak muda itu.

"Innalillahi wa innailaihi roji'un, kalau begitu kepada siapa saya
meminta penghalalan ?".

Lantas ibrahim menceritakan peristiwa yg dialaminya, anak muda itu
mendengarkan penuh minat.

"Nah, begitulah" kata ibrahim setelah bercerita, "Engkau sebagai ahli
waris orangtua itu, maukah engkau menghalalkan sebutir kurma milik
ayahmu yang terlanjur ku makan tanpa izinnya?".

"Bagi saya tidak masalah. Insya ALLAH saya halalkan. Tapi entah dengan
saudara-saudara saya yang jumlahnya 11 orang.
Saya tidak berani mengatas nama kan mereka karena mereka mempunyai hak
waris sama dengan saya."

"Dimanaalamat saudara-saudaramu ? biar saya temui mereka satu persatu."

Setelah menerima alamat, ibrahim bin adham pergi menemui. Biar
berjauhan, akhirnya selesai juga. Semua setuju menghalakan sebutir kurma
milik ayah mereka yang termakan oleh ibrahim.

4 bulan kemudian, Ibrahim bin adham sudah berada dibawah kubah Sakhra.
Tiba tiba ia mendengar dua malaikat yang dulu terdengar lagi bercakap
cakap.

"Itulah ibrahim bin adham yang doanya tertolak gara gara makan sebutir
kurma milik orang lain."

"O, tidak.., sekarang doanya sudah makbul lagi, ia telah mendapat
halalan dari ahli waris pemilik kurma itu.
Diri dan jiwa Ibrahim kini telah bersih kembali dari kotoran sebutir
kurma yang haram karena masih milik orang lain. Sekarang ia sudah
bebas."

Oleh sebab itu berhati-hatilah dgn makanan yg masuk ke tubuh kita, sudah
halal-kah? lebih baik tinggalkan bila ragu-ragu... "

Semoga bermanfaat.

Allahu a'lam.

Wassalam.__._,_.__





Monday, November 1, 2010

Talkin untuk diriku... peringatan untuk yg masih hidup

Berikut adalah terjemahan bacaan talkin dalam bahasa rumi. pada perkataan SAYA itu digantikan dengan nama orang yang meninggal. dan gantikan juga nama ibu orang yang meninggal pada perkataan IBU SAYA.

Bismillah hir rah man nir rahim.

Mahasuci Tuhan yang Engkau bersifat dengan Baqa' dan Qidam, Tuhan yang berkuasa mematikan sekalian yang bernyawa, Mahasuci Tuhan yang menjadikan mati dan hidup untuk menguji siapa yang baik dan siapa yang kecewa. Mahasuci Tuhan yang menjadikan lubang kubur sebesar-besar pengajaran untuk menjadi iktibar kepada orang yang lalai, dan sebesar-besar amaran kepada orang yang masih hidup.

Ingatlah! Bahawa sekalian mahluk Allah akan jahanam dan binasa,melainkan zat Allah Taala. Ialah Tuhan yang Mahabesar kuasa menghukum, manakala kita sekalian akan kembali menghadap hadirat Allah Taala.

Wahai SAYA Bin IBU SAYA, wahai SAYA Bin IBU SAYA,wahai SAYA Bin IBU SAYA, hendaklah kamu ingat akan janji-janji Allah yang mana kamu ada bawa bersama-sama dari dunia ini.

Sekarang kamu telah menuju masuk ke negeri Akhirat.

Kamu telah mengaku bahawa tiada Tuhan yang disembah dengan sebenar-benarnya melainkan Allah, dan bahawasanya Nabi Muhammad itu Pesuruh Allah.

Ingatlah wahai SAYA Bin IBU SAYA, apabila datang kepada kamu 2 orang malaikat yang serupa dengan kamu iaitu Mungkar dan Nakir, maka janganlah berasa gentar dan takut, janganlah kamu berdukacita dan risau serta janganlah kamu susah-hati dan terkejut.

Ketahuilah wahai SAYA Bin IBU SAYA, bahawasanya Mungkar dan Nakir itu hamba Allah Taala, sebagaimana kamu juga hamba Allah Taala.

Apabila mereka menyuruh kamu duduk, mereka juga akan menyoal kamu. Mereka berkata:
Siapakah Tuhan kamu?
Siapakah Nabi kamu?
Apakah agama kamu?
Apakah kiblat kamu?
Siapakah saudara kamu?
Apakah pegangan iktikad kamu?
Dan apakah kalimah yang kamu bawa bersama-sama kamu?

Di masa itu hendaklah kamu menjawab soalan-soalan mereka dengan cermat dan sehabis-habis terang, tepat dan betul. Janganlah berasa gementar, janganlah cuak dan janganlah bergopoh-gapah, biarlah tenang dan berhati-hati.
Hendaklah kamu jawab begini:

Allah Taala Tuhanku,
Muhammad nabiku,
Islam agamaku,
kitab suci Al-Quran ikutanku,
Baitullah itu qiblatku, malahan solah lima waktu, puasa di bulan Ramadhan,mengeluarkan zakat dan mengerjakan haji diwajibkan ke atas aku.Semua orang Islam dan orang yang beriman adalah saudara aku, bahkan dari masa hidup hingga aku mati aku mengucap: "La ila ha illallah Muhammaddur rasulullah".

Wahai SAYA Bin IBU SAYA tetapkanlah hatimu, inilah dia suatu dugaan yang paling besar. Ingatlah bahawa kamu sekarang sedang tinggal didalam alam Barzakh, sehingga sampai satu masa kelak, kamu akan dibangunkan semua untuk berkumpul di Padang Mahsyar.

Insaflah wahai SAYA Bin IBU SAYA, bahawa senya mati ini adalah benar, soalan malaikat Mungkar dan Nakir di dalam kubur ini adalah benar,bangun dari kubur kemudian kita dihidupkan semula adalah benar,berkumpul dan berhimpun di Padang Mahsyar adalah benar, dihisab dan dikira segala amalan kamu adalah benar, minum di kolam air nabi adalah benar, ada syurga dan neraka adalah benar.

Bahawasanya hari Kiamat tetap akan adanya, begitu juga Tuhan yang maha berkuasa akan membangkitkan semula orang-orang yang di dalam kubur.

Di akhirnya kami ucapkan selamat berpisah dan selamat tinggal kamu disisi Allah Taala.

Semoga Tuhan akan memberi sejahtera kepada kamu. Tuhan jua yang menetapkan hati kamu. Kami sekalian berdoa mudah mudahan Allah Taala menjinakkan hati kamu yang liar, dan Allah menaruh belas kasihan kepada kamu yang berdagang seorang diri di dalam kubur ini.Mudah-mudahan Tuhan akan memberi keampunan dan memaafkan kesalahan kamu serta menerima segala amal kebajikan kamu.

Ya Allah Ya Tuhan, kami merayu dan bermohon kepada Mu supaya tidak disiksa mayat ini dengan kemegahan penghulu kami Muhammad SAW.

Subhana rabbika rabbil izati amma ya sifun wassallamu alalmursalinwalham dulillahi rabbil alamin.

Setiap yang bernafas, Pasti akan Mati - "Kullu nafsin za iqatul maut"




Template by:
Free Blog Templates